JURNAL TERMOREGULASI PADA HEWAN PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 5, Pages: Preview Full text.

Author:Bragami Grojind
Country:Andorra
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):21 May 2010
Pages:61
PDF File Size:9.73 Mb
ePub File Size:7.78 Mb
ISBN:810-1-17086-556-1
Downloads:2546
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Turisar



Link lainnya Home Facebook Souncloud. Andriyani, R. Buku Ajar Biologi Reproduksi dan Perkembangan. Yogyakarta: Deepublish. Cambridge Communication Limited. Campbell, N. Penerjemah: Wasmen Manalu. Editor: Amalia Safitri. Jakarta: Erlangga. Isnaeni, W. Fisiologi Hewan.

Yogyakarta: Kanisius. Lantu, S. Jurnal Perikanan dan Kelautan , Vol. National Institutes of Health. Understanding the Immune System: How it Works.

S Department of Health and Human Services. Okonkwo, N. Transport in Animals. Pamungkas, W. Media Akuakultur , Vol. VII 1. Rumanta, M. Pengantar Fisiologi Hewan. Jakarta: Universitas Terbuka. Santoso, Putra. Buku Ajar Fisiologi Hewan. Sherwood, L.

Fisiologi Manusia: Dari Sel ke Sistem. Tortora, G. Wikibooks Contributors. Human Physiology. Wibowo, S. Anatomi Tubuh Manusia. Jakarta: Grasindo. Lihat lagi: BAB 1. BAB 2. BAB 3. BAB 4. BAB 5. BAB 6. BAB 7. BAB 8. BAB 9. BAB Label: Fisiologi Hewan. Fisiologi Hewan: Reseptor dan Efektor. Reseptor Sensoris. Sensasi, dan persepsi yang dikembangkan di otak, diawali oleh resepsi sensoris sensory reception , yaitu deteksi suatu energi suatu stimulus oleh sel-sel sensoris.

Sebagian besar reseptor sensoris adalah neuron atau sel-sel epitelium yang terspesialisasi khusus yang terdiri dari sel itu sendiri atau dalam kelompok dengan jenis sel lain di dalam organ sensoris, seperti mata dan telinga.

Berdasarkan asal stimulus yang dideteksi, reseptor sensoris dibedakan menjadi 2 macam, yaitu eksteroreseptor dan interoreseptor. Eksteroreseptor mendeteksi stimulus dari luar tubuh, seperti panas, cahaya, tekanan dan bahan kimia, sedangkan interoreseptor mendeteksi stimulus yang berasal dari dalam tubuh, seperti tekanan darah dan posisi tubuh Campbell dkk, Pada umumnya, reseptor bekerja secara khusus.

Artinya, reseptor tertentu hanya akan menerima rangsang jenis tertentu. Jadi dalam satu individu hewan, dapat ditemukan berbagai macam reseptor. Dalam sistem saraf, reseptor biasanya berhubungan dengan saraf sensorik, sedangkan efektor berhubungan erat dengan saraf motorik. Reseptor bertugas sebagai transduser pengubah energi , yaitu mengubah energi dari suatu bentuk tertentu menjadi bentuk energi yang lain. Pada saat sampai di reseptor, semua energi dalam bentuk apapun akan segera diubah menjadi energi listrik, yang selanjutnya akan membawa kepada perubahan elektrokimia sehingga timbul potensial aksi Isnaeni, Proses timbulnya sensasi dimulai dari reseptor sensoris.

Respons yang diberikan reseptor sensoris merupakan balasan untuk adanya stimulus, rangsangan yang mampu mengaktivasi reseptor sensori tertentu. Sebuah reseptor sensoris hanya menanggapi dengan lemah atau tidak sama sekali menanggapi stimulus lain yang tidak sesuai dengannya.

Karakteristik dari reseptor sensoris ini disebut sebagai selectivity. Selain itu, reseptor sensoris memproduksi dua macam potensial membran dalam menanggapi sebuah stimulus, yaitu potensial generator dan potensial aksi Tortora dkk, Perangsangan Reseptor Sensoris.

Tranduksi Stimulus. Sebuah reseptor sensoris mentransduksi mengubah energi yang terdapat di dalam stimulus menjadi potensial membran Tortora dkk, Respons awal sel reseptor terhadap suatu stimulus adalah dengan mengubah permeabilitas membrannya, sehingga menghasilkan suatu perubahan potensial membran yang bergradasi, yang disebut potensial reseptor Campbell dkk, Ukuran dari potensial membran bergantung pada seberapa kuat stimulus yang ada, dan tidak menjalar ke bagian lainnya Tortora dkk, Penguatan energi stimulus yang terlalu lemah untuk dibawa ke sistem saraf disebut amplifikasi.

Amplifikasi sinyal bisa terjadi dalam struktur aksesoris suatu organ indera yang kompleks, seperti ketika gelombang suara ditingkatkan 20 kali lebih kuat sebelum mencapai reseptor telingan bagian dalam Campbell dkk, Kebanyakan tipe dari reseptor sensori memperlihatkan karakter selectivity ; ia hanya bisa mentransduksi satu macam stimulus.

Sebagai contoh, molekul bau di udara akan merangsang reseptor olfaktori reseptor pe nciuman di hidung, yang kemudian mengubah energi kimiawi molekul tersebut menjadi energi elektris dalam bentuk potensial membran Tortora dkk, Ketika sebuah potensial aksi di dalam neuron mencapai ambang batas perangsangan pada membran, ia memicu timbulnya satu atau lebih impuls saraf, yang selanjutnya menyebar ke membran sel berikutnya untuk menuju sistem saraf pusat.

Neuron sensoris yang mengantarkan impuls dari sistem saraf tepi ke sistem saraf pusat disebut first-order neurons Isnaeni dan Tortora dkk, Integrasi Input Sensoris. Sebuah daerah khusus di sistem saraf pusat menerima dan mengintegrasi mengolah informasi impuls sensoris saraf. Tortora dkk, Sinyal dari reseptor diintegrasikan melalui sumasi atau penjumlahan potensial yang bergradasi. Tanpa adaptasi sensoris, Anda akan merasakan setiap denyut jantung dan setiap sentuhan pakaian pada tubuh Anda.

Sensasi sadar atau persepsi terintegrasi di dalam korteks serebral. Kamu tampak melihat dengan menggunakan matamu, mendengar dengan menggunakan telingamu, dan merasakan nyeri pada bagian yang terluka di tubuhmu karena impuls sensoris dari berbagai bagian tubuh sampai di sebuah daerah spesifik pada korteks serebral, yang mana menginterpretasikan sensasi yang datang dari reseptor sensori yang dirangsang Tortora dkk, Terdapat berbagai macam rangsang yang dapat diterima oleh hewan, sehingga terdapat berbagai macam reseptor pula dalam tubuhnya.

Berdasarkan jenis energi yang ditransduksikan, reseptor sensoris dibedakan menjadi 7 macam yaitu kemoreseptor, mekanoreseptor, termoreseptor, elektroreseptor, fotoreseptor, magnetoreseptor, dan reseptor rasa sakit. Berbagai macam reseptor sensoris dijelaskan sebagai berikut. Kemoreseptor meliputi reseptor umum yang manghantarkan informasi mengenai konsentrasi zat terlarut ttal dalam suatu larutan dan reseptor spesifik yang merespons terhadap masing-masing jenis molekul.

Osmoreseptor pada otak mamalia, misalnya, adalah reseptor umum yang mendeteksi perubahan konsentrasi zat terlarut total dalam darah dan merangsang rasa haus ketika osmolaritas meningkat Campbell dkk, Dalam proses penerimaan rangsangan kimia kemoreseptor , terjadi interaksi antara bahan kimia dengan kemoreseptor membentuk kompleks bahan kimia-kemoreseptor.

Kompleks tersebut mengawali proses pembentukan potensial generator pada reseptor, yang akan segera menghasilkan potensial aksi pada sel saraf sensoris dan sel berikutnya sehingga timbul tanggapan. Proses pembentukan potensial generator pada kemoreseptor sama seperti yang terjadi pada reseptor lainnya.

Bedanya, rangsangan bagi kemoreseptor ialah zat kimia Isnaeni, Kemoreseptor terdapat pada vertebrata maupun invertebrata. Pada insekta, kemoreseptor terdapat pada bagian mulut, antena, dan kaki. Pada umumnya, kemoreseptor ini berupa rambut atau duri sensoris yang kaku.

Rambut sensoris insekta memiliki susunan yang khas yang berfungsi sebagai kemoreseptor, yakni 1 reseptor untuk gula, 1 untuk air, serta 1 atau 2 reseptor untuk garam dan senyawa lainnya, di antara kemoreseptor tersebut juga ditemukan adanya mekanoreseptor reseptor taktil. Pada antena insekta sering ditemukan adanya sel pembau, tetapi tidak selalu Isnaeni, Sebagian besar hewan juga mempunyai reseptor yang spesifik terhadap molekul penting, seperti glukosa, oksigen, karbon dioksida, dan asam amino Campbell dkk, Kemoreseptor yang bersifat umum dan terdapat pada semua hewan ialah reseptor pengecap gustatoris terutama untuk mengecap rasa pahit dan reseptor penciuman olfaktoris.

Kemoreseptor juga sangat penting untuk memantau kadar O 2 dan CO 2 dalam cairan tubuh serta untuk menerima rangsangan feromon. Feromon merupakan zat kimia yang mudah menguap, yang dilepaskan oleh hewan tertentu ke udara dan dapat digunakan sebagai sinyal bagi hewan lain Isnaeni,

GAMBIT GUIDE TO THE BOGO INDIAN PDF

Laporan Fister

Buku Teks Histologi Veteriner. Ed ke Hartono, penerjemah. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Irawati et al.

JAZZY 1104 PDF

Tugas Review Jurnal

Link lainnya Home Facebook Souncloud. Andriyani, R. Buku Ajar Biologi Reproduksi dan Perkembangan. Yogyakarta: Deepublish. Cambridge Communication Limited. Campbell, N. Penerjemah: Wasmen Manalu.

DISCRETE MATHEMATICS COLEMAN C.L.LIU PDF

CONTOH JURNAL PROTISTA

Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends.

CULTUURTECHNISCH VADEMECUM PDF

Tentang Jurnal Homeostasis

Kutipan per tahun. Kutipan duplikat. Artikel berikut digabungkan di Scholar. Paduan kutipannya hanya dihitung untuk artikel pertamanya saja. Kutipan yang digabung.

Related Articles